Kekecewa,an Orang Tua Siswa Terhadap Kekerasan Fisik Oleh Panitia Perkemahan di Kec. Manggelewa Media Puncaknews86.my.id. Pada 12 Agustus 2026.
Dompu Manggelewa Media Puncaknews86.my.id.
*Pelaksanaan kegiatan perkemahan Pramuka pada Agustus 2026 di Kec.Manggelewa mendapat sorotan dari sejumlah orang tua siswa akibat adanya kekerasan fisik oleh panitia.
*Mereka menyampaikan rasa kekecewaan dan keberatan atas "DUGA,AN" tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh salah seorang panitia, "DUGA,AN" tersebut mencuat setelah peserta diduga mendapat tindakan kekerasan fisik terhadap salah seorang peserta dalam rangkaian kegiatan perkemahan.
*Kondisi ini membuat sejumlah orang tua mempertanyakan aturan dan pola kedisiplinan, pengawasan dan yang paling utama adalah pembina,an terhadap peserta selama dalam kegiatan berlangsung.
*Hasil klarifikasi yang dihimpun oleh Media ini melalui sekolah yang bersangkutan, terhadap orang tua peserta termasuk yang bersangkutan atau peserta itu sendiri, berdasarkan hasil klarifikasi yang dihimpun oleh Media ini, salah seorang guru berinisial MS sebagai guru, mengajar di salah satu Sekolah Dasar.....Kecamatan Manggelewa di "DUGA" terlibat dalam tindakan tersebut.
*Akibat dari permasalahan itu, oleh Sekolah peserta tersebut melakukan proses pembongkaran tenda, dalam hal ini dilakukan sebelum seluruh rangkaian kegiatan perkemahan berakhir, hal ini di akibatkan adanya munculnya persoalan kekerasan dalam kegiatan yang mengakibatkan timbulnya rasa kecewa atas sikap panitia tersebut.
*Orang tua siswa meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa, dugaan tindakan kekerasan terhadap peserta Pramuka di Kec.Manggelewa bukan kali pertama terjadi, menurut keterangan yang bersangkutan, pada kegiatan tahun sebelumnya juga pernah terjadi adanya kekerasan fisik terhadap Siswa peserta pramuka, bahkan salah seorang peserta disebut mengalami cedera serius pada bagian telinga akibat adanya pemukulan tersebut.
*Keterangan tersebut masih perlu dilakukan klarifikasi terhadap pihak-pihak terkait, kalaupun benar adanya tindakan kekerasan fisik terus menerus yang dilakukan oleh panitia terhadap peserta, tentu publik sangat disayangkan.
*Kegiatan Pramuka adalah dimana kegiatan tersebut merupakan ruang pembina,an, kedisiplinan, kebersamaan,an dan pendidikan yang berkarakter, kegiatan Pramuka bukan sebagai ajang kekerasan fisik terhadap peserta pramuka.
*Dalam hal ini para orang tua berharap kepada pihak penyelenggara, pembina Pramuka, Sekolah, serta instansi terkait segera melakukan evaluasi dan klarifikasi secara menyeluruh terhadap persoalan tersebut.
*Setiap tindakan diutamakan adanya pembinaan terhadap peserta, dan harus mengedepankan pendekatan secara profesional agar tetap menjamin, menjaga terhadap keselamatan peserta Pramuka.
*Kedisiplinan boleh di tegakkan, tetapi jangan sampai dilakukan dengan cara kekerasan fisik terhadap peserta, anak-anak perlu dibina tapi bukan dipukul.
*Kedepan Orang tua murid meminta kepada panitia pelaksana, agar setiap kegiatan Pramuka yang melibatkan pelajar atau siswa-siswi memiliki sistem pengawasan yang Extra ketat, termasuk mekanisme pengaduan dan perlindungan terhadap peserta Pramuka selama kegiatan berlangsung.
*Sementara itu, pihak panitia atau pihak yang disebut dalam "DIGA,AN" tersebut belum berhasil ditemui media ini untuk dimintai klarifikasi, dan Media ini masih membuka ruang untuk melakukan klarifikasi terhadap panitia maupun pihak terkait, guna memperoleh informasi yang berimbang.
*Berita ini terus mengawal dan mengklarifikasi terhadap panitia di "DUGA" pelaku.*(TimInvestigasi)*.
Related Articles